
Majalah HISTORY – Jakarta Utara – 30 Juli 2026 – Usai dikukuhkan sebagai Koordinator Wilayah Forum Wartawan Jaya (FWJ) Indonesia Jakarta Utara, Baretha Siburian langsung meluncurkan visi besar yang memadukan profesionalisme pers, harmoni kelembagaan, dan kecintaan pada akar budaya. Mengusung semangat “Mati Utarakan Jakarta”, ia menegaskan bahwa peran wartawan tak boleh lepas dari nilai sejarah dan kearifan lokal wilayahnya.
“Pers yang baik adalah yang tak hanya memberitakan peristiwa, tetapi juga mengakar pada tanah tempat ia berdiri. Itulah sebabnya kami menjadikan sinergitas dengan Tiga Pilar—Pemerintah Daerah, TNI, dan Polri—sebagai fondasi utama, bukan untuk bergantung, melainkan untuk saling menguatkan demi kepentingan masyarakat luas,” ujar Baretha usai pelantikan di Gelanggang Remaja Jakarta Utara, Selasa (28/7/2026).

Langkah konkret yang paling menonjol dari rencana kerja Baretha adalah upaya mengangkat kembali sejarah panjang Jakarta Utara yang sering terlupakan. Ia menyoroti kawasan Semper yang menyimpan jejak emas Kerajaan Tarumanegara, khususnya masa pemerintahan Raja Purnawarman—peradaban tertua di Pulau Jawa yang menjadi bukti kebesaran budaya Nusantara.
Agenda strategis yang akan segera didorong adalah penempatan Prasasti Tugu di kawasan Bundaran Semper. Prasasti ini menjadi simbol kebangkitan ingatan kolektif bahwa Jakarta Utara bukan sekadar kawasan industri dan permukiman, melainkan saksi bisu peradaban berusia lebih dari 1.500 tahun. Baretha bertekad mendorong audiensi dan koordinasi dengan instansi terkait agar peninggalan bersejarah ini mendapatkan perlakuan layak.

“Kami ingin setiap liputan, setiap kegiatan FWJ Jakarta Utara, selalu bernapas dengan sejarahnya. Ketika masyarakat tahu bahwa di tanah Semper pernah berdiri kerajaan besar dengan raja bijak seperti Purnawarman, maka rasa cinta dan rasa memiliki terhadap wilayah ini akan tumbuh kuat,” tegasnya.
Slogan “Mati Utarakan Jakarta” bukan sekadar frasa, melainkan janji pengabdian. Baretha menegaskan, FWJ Korwil Jakarta Utara akan menjadi garda terdepan dalam menjaga integritas informasi, sekaligus menjadi jembatan antara masyarakat, kekuasaan, dan warisan budaya. Roadshow audiensi ke pemangku kepentingan segera dimulai pasca-pelantikan untuk memastikan rencana penataan kawasan bersejarah dan sinergi kelembagaan berjalan seiring.
Baretha optimis, dengan persatuan yang kokoh dan kesadaran sejarah yang tinggi, Jakarta Utara akan tampil sebagai wilayah yang tidak hanya maju secara pembangunan, tetapi juga kaya akan identitas dan harga diri bangsa. Dan FWJ akan berdiri tegak di tengahnya, menjadi saksi sekaligus penggerak.
Reporter : Johan S





